Senin, 20 Juli 2015

Memanfaatkan Paranet atau Shadingnet Untuk Green House

Memanfaatkan paranet atau shadingnet untuk green house adalah cara baru bercocok tanam untuk hasil yang optimal. Cara bercocok tanam dengan rumah ini di Indonesia mulai dikenal dengan sebutan rumah tanaman. Artinya rumah yang kita bangun memang dikhususkan untuk tanaman. Sehingga desain rumah dans egala interior dalamnya sangat mendukung pada proses optimalisasi pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

Awalnya green house atau rumah tanaman ini hanya dimanfaatkan oleh kampus atau universitas dari fakultas pertanian sebagai media laboratorium atau penelitian. Akan tetapi melihat banyaknya manfaat, efisiensi, kemudahan dan keamanan tanaman dari berbagai pengaruh eksternal, saat ini green house telah banyak dikembangkan oleh perorangan. Bahkan di Jakarta telah menjadi gaya baru tersendiri dengan munculnya kelompok petani perkotaan.

Pada awalnya green house dikembangkan dalam bentuk rumah kaca, dimana seluruh rumah dinding dan atapnya menggunakan kaca. Hal ini dimaksudkan agar cahaya matahari tetap bisa menembus masuk. Sementara pengaruh eksternal lain tidak dapat masuk ke green house.

Selain menggunakan kaca, saat ini pilihan membangun green house juga dapat menggunakan plastik UV (ultra violet) atau shadingnet. Yang berbeda dengan kaca ataupun plastic atau kaca pada shadingnet adalah pada sirkulasi udara yang lebih segar pada shadingnet. Dengan begitu tanaman masih mendapatkan banyak asupan udara.

Apa Saja manfaat Paranet atau Shadingnet pada Green house?
Penggunaan paranet atau shadingnet pada green house saat inisemakin lazim ditemui. Paranet disebut juga dengan nama yang bermcam-macam, seperti agronet, multinet, polinet, shadingnet, dan lain-lain. Seangkan nama yang paling popular adalah paranet atau shadingnet.

Paranet digunakan sebagai greenhouse sebagai pengganti kaca atau plastik UV karena beberapa tanaman memiliki karakter yang berbeda, sehingga lebih cocok menggunakan paranet.  Paranet memberikan naungan pada tanaman dan mampu mengontrol kebutuhan cahaya matahri yang masuk. Berbeda dengan rumah kaca, paranet yang berbetuk jaring akan memberikan bias dan pengotrolan kapasitas cahaya matahri yang masuk. Naungan paranet ini sangat cocok untuk berbagai jenis tanaman yang membutuhkan instensitas cahaya tida tinggi, seperti tanaman sawi, mawar, anggrek, tomat, strawberry, anyelir, dan lain sebagainya. Kontrol atas intensitas cahaya yang masuk membuat tanaman-tanaman ini berhasil berkembang dengan nyaman, baik dan optimal.

Sebagai contoh dari manfaat paranet ini adalah sebagaimana pada tanaman anggrek. Anggrek jenis Vanda misalnya, membutuhkan cahaya matahri sekitar 25% sampai dengan 30% saja. Kondisi ini menuntut petani bunga Anggrek untuk pandai-pandai melakukan perawatan yang optimal. Karena itu solusi terbaik green house tanaman anggrek ini adalah dengan menggunakan naungan paranet jenis 75% sampai dengan 90%. Paranet 75% membantu menahan sinar matahari untuk masuk ke bahan paranet sebesar 75%, sehingga sinar matahari yang masuk pada green house tanaman anggrek menjadi sebesar 25% saja. Hal ini sangat sesuai dengan tipologi bunga Anggrek itu sendiri agar tumbuh berkembang dengan optimal. Contoh lain untuk tembakau misalnya, membutuhkan naungan paranet 30%-40%. Sedang pada pembibitan kopi misalnya, membutuhkan paranet 60% - 75%.
* Untuk kebutuhan paranet 50% dan 65% silahkan klik DISINI.

Karena itu saat ini paranet memiliki berbagai jenis dan ukuran. Sesuaikan dengan tanaman yang akan Anda manfaatkan. Selain manfaat serapan matahari tersebut, paranet juga membantu melindungi tanaman dari hembusan angina kencang yang masuk tanpa menahan angina untuk tetap bisa masuk. Hal ini memungkinkan tanaman di dakam green house paranet masih mendapatkan banyak asupan udara dari luar tanpa mengganggu tanaman dengan tiupan yang kencang. Demikian penjelasan manfaat paranet atau shadingnet untuk greenhouse.
* Jika Anda membutuhkan plastik UV untuk green house silahkan hubungi kami sms/call: 08123.258.4950 - 0877.0282.1277 - 0852.3392.5564. Info tentang plastik UV green house silahkan klik DISINI

Kamis, 02 Juli 2015

Ini Dia Syarat Waralaba Pembibitan Sawit Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Unggul Pembibitan Tanaman Sawit Dalam Polybag Siap Tanam

Selain karena kebutuhan pembibitan sawit yang kini terus mengalami peningkatan, waralaba pembibitan sawit ini diyakini telah terbukti berhasil meningkatkan kualitas unggul pembibitan sawit. Sebab selama ini memang persoalan rendahnya kualitas bibit sawit menjadi persoalan sebelumnya yang tak kunjung usai karena minimnya penelitian dan pengembangan bibit sawit kualitas unggul.

Nah, hadirnya ketentuan tentang waralaba pembibitan sawit ini memungkinkah banyal badan usaha atau perorangan untuk melakukan penelitian dan menemukan benih sawit kualitas unggul. Mereka juga melakukan berbagai penelitian untuk menghadirkan cara penanganan pembibitan, seperti sebuah metodologis teknis perawatan dan penyemaian, hingga benar-benar siap menjadi varietes bibit sawit unggul saat ditanam.

Pemilik hak atas kekayaan intelektual penemu bibit sawit kualitas unggul ini dalam sistem waralaba pembibitan sawit disebut sebagai pihak satu. Pihak satu mempunyai tugas memberikan pendampingan selama proses pembibitan, secara teknis diawali dengan penyerahan kecambah dari pihak satu ini. Sementara pihak kedua adalah pelaksana teknis yang menyiapkan lahan, perangkat, permodalan dan tenaga. Dari masing-masing pihak diwajibkan melakukan pekerjaan sesuai kesepakatan masing-masing, ditambah tugas bersama kedua belah pihak untuk melakukan kerja promosi dan pemasaran hasil produk waralabanya, yakni bibit sawit kualitas unggul dalam polybag.

Agar tidak terjadi persoalan pada proses kerjasama ini, maka penting diketahui Syarat Waralaba Pembibitan Sawit. Persyaratan disusun agar pihak satu dan pihak mempunyai tupoksi yang jelas dan saling diketahui oleh kedua belah pihak. Persyaratan ini menjadi keunggulan dari masing-masing pihak satu dan dua, hingga keduanya dapat saling menguntungkan dengan menggabungkan keunggulan masing-masing.

Persyaratan Kemitraan Waralaba Pembibitan Sawit
Masing-masing pihak sebagai mitra harus memenuhi syarat kemitraan. Hal ini dimaksudkan agar kerjasama kedua belah pihak benar-benar saling menguntungkan, tidak ada yang dirugikan. Kedua belah pihak berkejasama saling membahu, antara teknis lapangan di pihak dua dan metodologi pembibitan sawit sebagai tugas pihak satu. Persyaratan yang harus dipenuhi oleh kedua belah pihak secara detail adalah sebagaimana penjelasan berikut.

* Jika membutuhkan polybag untuk pembenihan kelapa sawit silahkan hub. kami 0852.3392.5564 - 0812.3258.4950, info selengkapnya klik disini.

Tugas Pokok Masing-Masing Pihak Waralaba Pembibitan Sawit
Pihak satu sebagai pemberi waralaba benih sawit kualitas unggul mutlak memang harus memiliki varietes unggul kecambah sawit hasil penelitiannya, diserahkan kepada pihak dua pada awal pelaksanaan teknis pembibitan sawit mulai dikerjakan. Pihak satu sebagai pemberi waralaba harus sudah mematenkan kekayaan intelektual bibit sawitnya untuk menghindari penjiplakan. Dengan demikian benit kualitas unggul sawitnya telah bersertifikat. Pihak satu juga harus menyediakan teknologi dan bimbingan penyediaan benih sawit, melakukan pelatihan dan pendampingan penuh selama proses pembibitan.

Sementara pihak dua sebagai penerima waralaba diutamakan haruslah sudah berpengalaman di bidang perkebunan, mempunyai usaha untuk melakukan proses kegiatan pembibitan sawit, mempunyai permodalan yang cukup sampai akhir proses pembibitan, serta memiliki izin usaha pembenihan, atau dikenal dengan Tanda Regristasi Usaha Perbenihan. Pihak kedua pada proses awal kegiatan pembibitan sawit menerima kecambah sawit dari pihak satu, melakukan kerjasama proses pembibitan hingga masa panen saat bibit sawit dalam polybag siap jual.

Selain masing-masing pihak, kedua belah pihak juga disyaratkan membuat ikatan perjanjian kemitraan. Dalam perjanjian keduanya harus memuat secara jelas jenis usaha, peran masing-masing, jaminan mutu, cara pembayaran atau bagi keuntungan, cara pembayaran, dan juga terkait dengan penyediaan teknologi, pelatihan dan pengawasan mutu bibit sawit polybag. Demikian artikel Ini Dia Syarat Waralaba Pembibitan Sawit.

Rabu, 24 Juni 2015

3 Macam Peluang Waralaba Pembibitan Sawit

Saat ini pertanian kelapa sawit sedang mengalami pertumbuhan yang baik. Seluruh proses sawit mulai dari hulu hingga hilir telah memberikan sumbangsih besar pada produktifitas petani.

Karena itu peluang waralaba pembibitan sawit tidak hanya pada satu periode pembibitan saja, akan tetapi pada setiap periode pembibitan sawit dapat menjadi peluang tersendiri. Pada proses pembibitan sawit, setidaknya ada tiga periode peluang waralaba yang dapat diambil, bisa diambil penuh ataupun memilih waralaba pembibitan sawit periode tertentu saja.

Tiga peluang waralaba pembibitan sawit yang kami bahasadalah mulai dari peluang waralaba Varietas sawit, waralaba pembenihan sawit dan terakhir adalah waralaba pembibitan sawit. Ketiga-tiganya mempunyai peluang dengan kerumitan dan keuntungan yang berbeda.

1. Waralaba Varietas Pembibitan Sawit
Waralaba Varietas Pembibitan Sawit hanya fokus pada proses persilangan induk sebelum proses pembibitan sawit, karena memang fokusnya adalah pada usaha mendapatkan varietas terbaik. Pembibitan sawit yang fokus pada waralaba varietas masih dalam bentuk induk sawit dan bapak sawit, misalkan saja induk dura dan pasifera. Peluang Waralaba Varietas ini masih sangat menggiurkan karena jarangnya petani yang mengambil perluang waralaba varietas.

2. Waralaba Pembenihan Bibit Sawit
Proses pengecambahan sawit ini tidaklah mudah. Proses ini dimulai dengan persilangan pohon induk, melakukan 2 (dua) tahap fermentasi untuk membuka kulit atau pengupasan, dan tahap yang ketiga adalah proses pengecambahan. Dari masing-masing proses tersebut tentunya harus melewati berbagai tahap proses lainnya.

Proses pengadaan benih  merupakan lanjutan dari keberhasilan mendapatkan varietas unggul pembibitan sawit yang berkualitas. Sementara itu bertahun-tahun sebelumnya persoalan sawit nasional kita selalu berkutat pada rendahnya kualitas bibit sawit. Karenanya waralaba pembenihan ataupun pembibitan sawit merupakan peluang yang sangat membantu petani dalam upaya proses pembibitan sawit.

3. Waralaba Pembibitan Sawit Polybag
Pada proses ini pembibitan sawit sudah mulai menemukan bentuknya, yakni saat kecambah benih sawit dipindahkan ke dalam polybag sawit. Proses ini kecenderungannya akan lebih mudah dibandingkan dengan dua proses pembenihan sawit sebelumnya. Pada proses ini yang dibutuhkan adalah perawatan yang baik dan sungguh-sungguh pada proses penyiraman, perawatan dan pemupukan. Karenanya banyak petani yang bersedia mengikuti bisnis waralaba pembibitan sawit pada tahap ini karena pengerjaannya lebih mudah dari proses sebelumnya.

* Bagi Anda yang membutuhkan polybag untuk pembenihan sawit silahkan hubungi kami 0877.0282.1277 / 08123.258.4950. Info tentang polibag silahkan lihat disini.

Namun begitu pembeli tetap saja akan memilih hasil pembibitan sawit berkualitas saat siap tanam. Perawatan yang sungguh-sungguh pada pembibitan sawit polybag akan sangat berpengaruh pada proses pertumbuhan dan produktifitas sawit saat telah ditanam di areal luas perkebunan sawit.

Manfaat Utama Menggunakan Waralaba Pembibitan Sawit
Dari keseluruhan proses waralaba pembibitan sawit di atas sangat menguntungkan kedua belah pihak, baik pemberi waralaba ataupun petani. Pemberi waralaba memberikan jaminan dan kepastian akan benih sawit yang berkualitas, berikut dengan segala prosesnya, dari awal hingga akhir.

Secara umum pemberi waralaba sawit sudah memiliki sertifikat khusus sebagai pemilik varietas tertentu bibit sawit kualitas unggul. Sertifikat itu juga sebagai bentuk tanggunjawab akan penemuannya, memberikan penyuluhan dan pendampingan kepada petani terkait dengan keseluruhan pekerjaan teknis yang ada.

Selain itu, kedua belah pihak juga bekerjasama dalam pemasaran hasil usaha waralabanya. Baik pemberi waralaba maupun petani sebagai pelaku teknis waralaba pembibitan sawit bekerjsama mencari pasar dan potensi kerjasama pada proses berikutnya. Karena itu jaringan komunikasi dan pemasaran akan semakin luas dan memungkinkan kegiatan pengadaan varietas unggul sawit, benih sawit, ataupun pembibitan sawit polybag dapat dikembangkan dalam jumlah yang semakin banyak. Semoga artikel 3 Peluang Waralaba Pembibitan Sawit dapat membantu Anda sukses.
* Baca juga paranet untuk peneduh tanaman dalam proses pembenihan.

Kamis, 23 April 2015

Bagaimana Cara Budidaya Tanaman Cengkeh?

Cengkeh merupakan salah satu komuditas ekspor indonesia yang menjadi unggulan. Dari cengkeh ini kita banyak mendapat sumbangan devisa. Oleh karena permintaan cengkeh akan luar negeri sangatlah banyak dan meningkat dari tahun ke tahun. Untuk itu seyognyanya kita memanfaatkan potensi kita untuk bisa menghasilkan cengkeh secara maksimal atau sebanyak mungkin. Karena cengkeh ini sangatlah unik, dengan usia yang panjang dia bisa tetap produktif  jika bibitnya bagus seperti cengkeh AFO yang ada di Ternate.

Secara kondisi negara kita sangatlah menguntungkan karena apa saja yang kita tanam pasti tumbuh. Demikian juga cengkeh sangat tumbuh subur di Negara ini. Meskipun begitu ada beberapa hal yang menyebabkan budidaya cengkeh ini bisa maksimal, antara lain diantara adalah :

1. Kondisi Tanah
Tanaman cengkeh bias tumbuh subur di tanah yang berstruktur baik, yakni gembur, tidak berpadas, berlapisan tanah liat dan tanah berpasir (tanah vulkanis muda), tanah-tanah tersebut kurang cocok untuk tanaman cengkeh, karena terlalu mudah kehilangan air.

2. Iklim
Kondisi iklim sangat menentukan keberhasilan dalam budidaya cengkeh. Karena cengkeh tidak bias hidup di daerah yang kering, karena kondisi ini bias mengakibatkan matinya pohon cengkeh yang berusia muda antara umur 1 – 2 tahun, juga mati ranting pada pohon dewasa, dan juga kurang produktifnya pohon yang sudah tua.

Tanaman ini baik di wilayah yang mempunyai curah hujan antara 2.000 – 3.500 mm, tetapi yang merata sepanjang tahun. Namun jika terlalu tinggi curah hujannya juga tidak baik bagi pertumbuhan tanaman cengkeh, curah hujan diatas 4.000 mm bisa mengakibatkan kematian. Karena hujan yang terus menerus akan mengakibatkan kerusakan pada bunga muda dan dapat menyebabkan pertumbuhan lumut-lumut pada cabang dan ranting.

Tanaman cengkeh sangat cocok dengan kondisi iklim yang hangat dan tidak terlalu lembap, untuk itu jarak tanam perlu diperhatikan, sebaiknya  antara 8 x 8 meter. Sehingga sirkulasi udara sekitar pohon bias cepat berganti dan terjaga kelembabannya. Tanaman cengkeh pun sangat membutuhkan sinar matahari yang cukup, terutama pada masa pembungaan.

3. Varietas Unggul
Penyediaan bibit yang baik sangat berpengaruh bagi sukses tidaknya budidaya cengkeh ini.  Sehingga penyemiaan bibit dan pemilihannya harus benar-benar diperhatikan. Hendaknya sebelum ditanam alangkah baiknya bibit-bibit cengkeh yang sudah kita pilih ini kita semaikan dulu dalam bedengan-bedengan yang kita buat atau bisa juga dengan polybag.

Untuk bedengan tempat penyemaiaan bibit cengkeh biasanya kita buat dengan lebar bedengan sekitar 1,5 – 2 m sedangkan panjang bias menyesuaikan lahan dengan tinggi sekitar 30 – 50 cm dari permukaan tanah. Jangan lupa bedengan ini harus dibikin terlindung dari sinar  matahari secara langsung (dibuat teduh) dengan dipasangkan paranet. Media yang digunakan dalam bedengan ini haruslah gembur, bebas dari penyakit dan tetap lembab. Bibit cengkeh mulai bias dipindahkan ke kebun sejak usia 3 bulan atau maksimal bisa usia 2 tahun.

Jika bibit masih berusia 3 – 4 bulan tidak boleh langsung dipindahkan ke kebun tapi ke polibag sampai usia 1 – 2 tahun dengan jarak antar polybag sekitar 60 cm x 60 cm sampai 80 cm x 80 cm.
Dalam masa pembenihan ini kita juga tetap memperhatikan sisi pengairannya, jika dirasa dalam 2 – 3 hari berturut-turut tidak turun hujan, maka benih harus secepatnya disiram dengan alat penyiram yang lubangnya halus, agar biji-biji tidak terpelanting.

Sambil juga tetap dijaga tingkat kegemburan dari bedengan tersebut. Selain itu, rerumputan dan tanaman pengganggu harus dicabuti agar tidak mengganggu pertumbuhan dari bibit cengkeh pada saat ini bisa juga disertai pemberian pupuk urea dengan dosis ± 30 gram per m².  Penggemburan tanah dan pemupukan dengan cara yang sama dilakukan tiap satu bulan sekali.

Cara pengambilan benih harus hati-hati, usahakan pengaambilan benih dengan tanahnya supaya akar tidak rusak, setelah itu benih dan tanah bisa dimasukkan ke polibag atau pembungkus lain, yang paling penting tanah dan akar tidak pecah.

Selama dalam polybag ini benih disimpan sekitar 1 – 2 minggu dan ditaruh di tempat terlindung (teduh) sambil disemprot dengan K.O.C 1 – 2% untu menahan pertumbuhan jamur pada daun. Akan lebih baik lagi kalau disemprot dengan insektisida. Dimana dalam penyimpanan ini dimaksdukan untuk meminimalisir kematian bibit yang mau ditanam di areal tanam. Setelah dirasa bibit sudah normal pertumbuhannya baru dipindahkan ke areal lahan sambil dipotong pucuk/pupus yang kering untuk mempercepat pertumbuhan selanjutnya.

Demikian semoga bias bermanfaat.
Disari dari berbagai nara sumber.

Kamis, 09 April 2015

Pabrik & Distributor Plastik Roll Pembungkus Kertas Fotocopy, Snack, Buah di Surabaya

Pabrik & distributor plastik roll pembungkus kertas fotocopy, plastik roll pembungkus snack, plastik roll pembungkus buah, plastik rol fotocopy, plastik rol bauh, plastik rol snack. Jual plastik buah, plastik buah roll, plastik pembungkus buah.

Plastik roll ini juga cocok untuk pembungkus kertas fotocopy, pembungkus sayuran, pembungkus snack/makanan, dll. Plastik roll ini biasa digunakan pada jasa fotocopy, supermarket, mall, toko snack, toko makanan, dll.



Adapun spesifikasi plastik roll pembungkus buah, snack, fotocopy sbb:
- lebar 25,5 cm
- panjang 41 cm
- ketebalan 0,125
- warna putih transparan
- 1 roll isi 750 lembar
- berat 1,8 kg per roll
- Merk BERANG-BERANG
- minimal order 10 roll (Jawa) & 20 (luar Jawa).

Untuk info harga plastik bungkus roll silahkan hubungi kami:
- SMS/Call: 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 0812.3258.4950
- Phone: 031-8830487
- Email: limcorporation2009@gmail.com

Minggu, 22 Maret 2015

Mengetahui Jumlah Lembar Plastik Polybag Per Kg Berbagai Ukuran

Kami produsen/pabrik plastik polybag untuk pembibitan/pembenihan tanaman. Melayani pemesanan polybag berbagai ukuran baik kecil (baby) maupun ukuran besar. Plastik polybag biasa digunakan untuk pembibitan berbagai jenis tanaman: kelapa sawit, jabon, jati, jahe, akasia, karet, dll.

TIDAK READY STOCK
Kami tidak menjual polybag READY STOCK, tetapi hanya melayani pesanan, ukuran tergantung permintaan. Minimal lebar 10 cm, untuk ukuran lebar kurang dari 10 cm kami belum bisa mengerjakan. Minimal order 300 kg per ukuran.

Mengetahui Jumlah Lembar Polybag Per Kg
Karena banyak pertanyaan dari calon customer, berikut kami berikan rincian tentang jumlah lembar polybag per kg untuk beberapa ukuran.

Berikut ini jumlah lembar polybag per kg dari berbagai ukuran:
(lebar x tinggi x ketebalan)
10/5 x 15 x 0,05 : 740 lembar
12/6 x 25 x 0,04 : 462 lembar
12/6 x 16 x 0,08 : 361 lembar
14/7 x 23 x 0,06 : 287 lembar
15/7,5 x 35 x 0,06 : 176 lembar
15/7,5 x 20 x 0,06 : 308 lembar
18/9 x 22 x 0, 06 : 234 lembar
25/12,5 x 50 x 0,08 : 55 lembar
25/12,5 x 50 x 0,09 : 49 lembar
25/12,5 x 50 x 0,10 : 44 lembar
30/15 x 25 x 0,08 : 92 lembar
35/17,5 x  35 x 0,10 : 44 lembar
40/20 x 40 x 0,2 : 17 lembar
40/20 x 40 x 0,10 : 34 lembar
40/20 x 40 x 0,12 : 28 lembar
50/25 x 50 x 0,12 : 18 lembar
60/30 x 60 x 0,08 : 19 lembar
60/30 x 60 x 0,12 : 12 lembar
60/30 x 90 x 0,10 : 10 lembar

CATATAN
- lebar 10/5 cm artinya: 10 cm posisi samping dibuka, 5 cm posisi samping terlipat
- banyaknya lembar per kg ditentukan oleh lebar, tinggi dan ketebalannya
- Isi per lembar dari data di atas hanyalah perkiraan, hasilnya bisa lebih/kurang sedikit

Sabtu, 21 Maret 2015

Jual Mulsa Plastik Hitam Perak Merk BELL, Hub. 0812.3258.4950

Jual mulsa plastik hitam perak (MPHP) merk Bell, hub. 0812.3258.4950.  Kualitas terkenal sangat baik, lebih ulet, lentur, tidak mudah robek, bisa digunakan untuk 3-4 kali musim tanam. Minimal order 10 roll. Plastik mulsa hitam perak ini biasa digunakan untuk selimut tanah bedengan pada tanaman (misal: cabe, melon, semangka, dll). Manfaat mulsa hitam perak antara lain:
- mulsa dapat mengurangi penguapan air pada media tanah
- menjaga kondisi kelembaban tanah agar tetap stabil
- mencegar munculnya gulma, rumput liar yang mengganggu tanaman

Tersedia mulsa plastik hitam perak (MPHP) merk BELL Merah dan BELL Hijau
* Mulsa BELL Warna MERAH
- 60cm/120cm x 600 meter
- tebal 0,275
- berat netto sktr 18 kg/roll
- minimal order 10 roll

* Mulsa BELL Warna HIJAU
- 35/70cm x 845 meter x 0,35
- 40/80cm x 725 meter x 0,35
- 50/100cm x 600 meter x 0,35
- 60/120cm x 500 meter x 0,35
- 70/140cm x 425 meter x 0,35
- 80/160cm x 400 meter x 0,35
- berat sktr 18 kg/roll
- minimal order 10 roll

Info harga mulsa plastik merk Bell silahkan hubungi kami pada hari dan jam kerja:
- SMS/Call: 0877 0282 1277 / 081 2325 84950 / 0852 3392 5564
- Phone/Fax: 031-8830487
- Email: limcorporation2009@gmail.com
- Pin BB: 295C383F